Penduduk,Masyarakat Dan Kebudayaan
I.PENDAHULUAN
Dewasa ini perkembangan zaman amatlah pesat dan cepat,kemudahan dan kepraktisan memanjakan penggunanya. cepat dan hemat tenaga adalah salah satu janjinya. Zaman milenium ini semua orang di manjakan dengan berbagai fasilitas teknologi yang intinya menjanjikan kemudahan dan kecepatan di segala bidang. Kita tidak menyadari,seolah olah tidak sadar,atau bahkan terlambat menyadari bahwa dengan kenikmatan teknologi membuat Ukhuwah persatuan antar manusia menjadi renggang,menjadi masyarakat dan penduduk yang individualisme,kurang interaksi dan komunikasi yang pada dasarnya sesungguhnya manusia adalah makhluk sosial.
Banyak sekali manfaat teknologi jika di manfaat kan dengan benar dan baik,tapi tidak pula sedikit mudhorot dari pada berkembang pesatnya teknologi pada zaman ini,budaya asing masuk begitu deras tidak bisa di bendung,budaya baik dan buruk dari luar menggerus dan menggilas kebudayaan asli indonesia yang santun,bermoral dan beradat ketimuran.
Oleh sebab itulah penulis di sini mencoba mengupas kembali tentang pertumbuhan penduduk,kebudayaan dan kepribadian,dan kebudayaan barat. dan ini menjadi perlu untuk di ketahui dan di pahami bahwa di zaman ini teknologi juga mempengaruhi penduduk,masyarakat dalam berbudaya.
II.PEMBAHASAN
a. Penduduk : Orang yang mendiami suatu wilayah tertentu dan dalam waktu tertentu yang cukup lama. Dalam pengertian yang lebih luas, penduduk merupakan orang atau organisme sejenis baik manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup, tinggal, dan berkembang biak dalam suatu wilayah tertentu.
b. Masyarakat : Kelompok individu-individu yang saling melakukan interaksi dalam kehidupan mereka terutama melakukan interaksi sosial yang berkembang dalam cakupan wilayah tertentu yang cukup luas. Dalam artian, kehidupan sebagai makhluk sosial inilah yang menjadikan individu-individu tersebut menjadi masyarakat.
c. Kebudayaan : Kebudayaan ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Menurut Selo Soemadrjan Soelaiman Soemardi, kebudayaan merupakan sarana hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Kebudayaan dalam perwujudannya antara lain misalnya, perilaku, seni, religi/keyakinan, bahasa, pola berpikir dll.
Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk di setiap negara berbeda beda,ada yang berpenduduk sedikit dengan pertumbuhan penduduk yang lambat pula. Menurut data yang di himpun data statistik masing masing negara bahwa kepadatan penduduk terjadi di benua asia,afrika,amerika,eropa dan terakhir oceania.
Asia mendominasi dengan jumlah penduduk sekitar 4,2 milyar orang. Kemudian disusul Afrika dengan sekitar 1 milyar orang. Lalu Amerika dengan sekitar 950 juta orang. Serta Eropa dan Oceania masing-masing dengan sekitar 700 juta dan 35 juta orang. Dengan jumlah penduduk dunia di masing-masing benua ini, estimasi jumlah penduduk dunia tahun 2012 sudah mencapai 7 Milyar orang. Sungguh jumlah yang lumayan signifikan menghitung pada tahun 2005 penduduk dunia terhitung 6,5 Milyar orang.Di Indonesia,pertumbuhan penduduk di siasati oleh pemerintah dengan menjalankan program Keluarga Berencana (KB) oleh BKKBN. Hal ini di maksudkan untuk menekan angka pertumbuhan penduduk dan menekan anak anak terlantar karena oran tua yang tidak sanggup menanggung biaya kehidupan sehari hari. Berbeda dengan dahulu sebelum masa Reformasi dan sesudah masa Reformasi yang mana pemerintah menyerukan jargon "Banyak Anak Banyak Rezeki" karena memang penduduk indonesia saat itu masih sangat sedikit dan minim akibat perang dan lain sebagainya. Dan kini pemerintah melemparkan jargon baru yaitu "Dua Anak Cukup" atau "Dua Anak Lebih Baik".
Pertumbuhan penduduk juga mempengaruhi tingkat ekonomi,lapangan pekerjaan dan tempat tinggal,memang masalah ini cukup kompleks karena berhubungan dengan banyak hal. Pertumbuhan penduduk yang tidak merata akan semakin membatasi ruang gerak mendapatkan pekerjaan,daya saing tinggi yang mengakibatkan banyaknya para pengangguran akibat sulit mencari lapangan pekerjaan yang tidak sesuai kapasitas daya tampungnya dengan para pencari kerja.
Angka Kematian Kasar atau Crude Death Rate adalah angka yang menghitung dan menunjukkan jumlah kematian penduduk per 1000 penduduk dalam suatu wilayah tertentu pada pertengahan tahun tertentu. Adapun rumus menghitung angka kematian kasar adalah:CDR = Jumlah kematian penduduk dalam tahun tertentu/Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tententu X 1000 orang (bilangan konstan)Angka Kematian Khusus atau Age Spesific Death Rate (ASDR) adalah angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1000 penduduk pada golongan umur tententu dalam satu tahun. Adapun rumus menghitung angka kematian khusus adalah:)ASDR = Jumlah kematian penduduk umur tententu dalam satu tahun/Jumlah penduduk umur tententu dalam satu tahun X 1000 orang (bilangan konstan)
Selain ber KB siasat pemerintah Indonesia dalam menghadapi pertumbuhan penduduk yang tidak merata adalah program Transmigrasi yang mana pemerintah menjanjikan para transmigran untuk mendapatkan rumah dan sebidang tanah garapan untuk berkebun atau bercocok tanam tanaman produktif yang bernilai ekonomi. Namun perlu di kritisi sedikit,bahwa pada kenyataannya tak seindah angan angan,para transmigran yang mana mengharapkan kemapanan dan kesuksesan saat mengikuti program transmigran ini pupus ketika menerima bahwa kehidupan di tanah transmigrasi lebih sulit di banding ketika hidup di kampung sendiri. Maka banyak dari mereka yang kembali ke kampungnya masing masing dan meninggalkan camp camp atau wilayah transmigrasi.
Struktur penduduk suatu negara biasanya menggunakan kriteria umur atau berdasarkan umur untuk struktur negaranya. Struktur penduduk berdasarkan kriteria umur antara lain:a. Penduduk muda : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya muda dengan kisaran umur 0-14 tahunb. Penduduk dewasa : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya dewasa dengan kisaran umur 15-64 tahunc. Penduduk tua : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya tua dengan kisaran umur 65 tahun ke atas.2. Kebudayaan Dan Kepribadian
Kebudayaan ada di setiap perkumpulan,organisasi dan kelompok kelompok masyarakat dan skala besarnya adalah di dalam suatu negara. setiap negara pasti akan ada suatu budaya lokal yang mendominasi dan menjadi ciri khas suatu negara. Namun pada era globalisasi dengan begitu pesatnya perkembangan zaman arus kebudayaan dari luar negri menggerus habis budaya budaya lokal tanah air. Dari segala faktor,mulai dari faktor budaya ekonomi,faktor budaya pergaulan dan lain lain. Teknologi menjadi gerbang utama masuknya budaya budaya asing ke tanah air,dan tidak ada yang bisa membendung arus tersebut kecuali diri sendiri,Bak banjir bandang,globalisasi tidak semua baik,banjir itu membawa sampah,kotoran dan apapun yang akan bisa merusak apapun yang terkena. Globalisasi ada yang bersifat baik dan bersifat buruk tergantung diri kita memilih dan memilah.
Kebudayaan indonesia banyak di pengaruhi berbagai macam negara,mulai dari arab,cina,eropa,jepang. maka munculah istilah multikultural yang mana banyak dan beragam macam kultur ada di indonesia. Pun sebelum masa kemerdekaan dan era reformasi indonesia sudah di pengaruhi kebudayaan kebudayaan tertentu.
Kebudayaan Hindu-BuddhaUnsur Hindu-Buddha di Indonesia sampai sekarang cukup banyak. Terlihat dengan masih adanya patung-patung dewa Brahma, Wisnu, Siwa, dan Buddha sebagai peninggalan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Unsur Hindu-Buddha pada candi-candi peninggalan juga sangat dominan sebagai warisan kebudayaan jaman dahulu, seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.Kebudayaan IslamKebudayaan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia merupakan salah satu peninggalan di Indonesia yang cukup dominan, seperti masjid-masjid dan tatanan hidup bangsa Indonesia. Agama Islam lebih berkembang daripada ajaran Hindu-Buddha karena di Islam tidak mengenal kasta/tingkatan.3. Kebudayaan BaratBanyak yang mengatakan bahwa budaya barat tidak cocok di terapkan di indonesia,memang betul. karna kita menganut adat ketimuran yang mana mengedepankan sopan santun dan ramah tamah atau dalam bahasa sehari harinya (Basa Basi). sebagai contoh orang orang barat terbiasa tidak memakai baju saat berkendara motor atau mobil,berpakaian minim keluar rumah,jika di terapkan di indonesia itu pun sebenarnya tidak melanggar hukum apapun namun melanggar norma kesopanan etika bermasayarakat. Itu adalah salah satu contoh kecil perbedaan kebudayaan yang ada.Dengan masuknya kebudayaan barat ke Indonesia, di samping efek negatifnya, kita juga dapat mengilhami efek positifnya. Berikut ini adalah yang seharusnya kita dapat pahami dari masuknya kebudayaan barat di Indonesia:a. Industry Development atau Perkembangan Industri Barat. Kita dapat mencontoh industri transportasi dan komunikasi mereka sebagai sarana membangun bangsa menjadi lebih kuat dan lebih bisa memajukan ekonomi bangsa Indonesia sendiri, dengan menggunakan tenaga dalam negeri untuk membangun industri dalam tujuan mengurangi pengangguran yang ada di Indonesiab. Perubahan Pola Berpikir dan Sikap. Dampak dari modernisasi dan globalisasi dari banga barat seharusnya bisa mengubah pola pikir bangsa Indonesia dari yang Irrasional menjadi Rasional. Dengan tujuan untuk berpola pikir secara maksimal guna menjadikan fondasi yang kuat bagi bangsa Indonesia yang bermanfaat untuk kemajuan dan kehidupan rakyat Indonesia.c. Kemajuan IPTEK. Kemajuan teknologi informasi dengan penyaringan yang baik dapat menimbulkan peranan aktif dalam membangun bangsa. Karena berkat inovasi dalam teknologi, kita mendapat kemudahan dalam masyakat untuk mengatasi masalah dan memotivasi untuk lebih maju.
Selain dampak positif, tentu ada juga dampak negatifnya antara lain:a. Adanya kesenjangan sosial. Masyarakat cenderung individualisme karena mereka sudah merasa mempunyai sarana yaitu teknologi sendiri dan tidak membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupannya.b. Banyak barang impor di Indonesia. Barang produksi luar negeri yang diimpor merajalela dalam pasar Indonesia. Dampaknya barang produksi dalam negeri menjadi kurang laku dan kurang banyak yang membeli.Sumber : http://dhandydhandy.blogspot.co.id/2012/10/ilmu-sosial-dasar-penduduk-masyarakat.html
Komentar
Posting Komentar