DESAIN GRAFIS DAN SEJARAH DESAIN GRAFIS INDONESIA


1. Pengertian Desain Grafis dan Animasi
Disini akan saya jelaskan secara singkat tentang desain grafis. Pengertian grafis adalah sebuah komunikasi antara sebuah desain dengan sebuah tampilan visual dimana tampilan tersebut dirancang dengan kombinasi antara titik garis yang digunakan ssebagai median penyampaian informasi. Biasanya desain grafis juga kita kenal dengan istilah gambar. Dalam pembentukan sebuah gambar dilakukan dengan tujuan untuk sebagai media pemberi informasi. Kemudian untuk istilah desain didapat dari ketika desainer sedang mendesain maka dari tulah istilah desain grafis didapat.
Kemudian selanjutnya Animasi, Animasi yatiu berasal dari Bahasa latin yaitu “Anima” yang artinya Jiwa. Dan animasi ini adalah proses merekam dan menggerakkan suatu objek berupa gambar yang awalnya gambar tersebut tibisa kita beri efek gerak menjadi bergerak. Dan animasi ini memiliki beberapa tampilan seperti: animasi 2D dan 3D.
2. Sejarah Animasi
Animasi berawal dari sebuah media dunia hiburan. Berupa film yang mampu menarik banyak penonton yang berawal animasi diciptakan untuk segala umur kemudian mulailah sekarang diciptakan sebuah animasi yang bisa disesuaikan dengan kondisi usia. Mulai dari film untuk kalangan anak dibawah umur sampai animasi untuk kalangan orang deawasa. Tetapi perlu diketahui animasi juga tidak semuanya bisa ditonton untuk kalangan anak-anak salah satunya film “The Simpson” dan “Crayon Sinchan” dimana animasi tersebut adalah berupa kartun tetapi untuk pembaawaan alur cerita film mengarah untuk kalangan film ramaja atau dewasa yang berarti film animasi tersebut tidak pas untuk kalangan anak-anak. Sejarah yang kita kenal bahwa animasi itu yang kita ketahui berasal dari “Jepang” kemudain lenjut ke  “Amerika”. Kemudian sejarah animasi masuk ke Indonesia adalah sekitar 1955 yaitu film animasi “Si Doel Memilih” karya Dukut Hendronoto. Namun saat itu animasi hanya digunakan untuk keperluan politik
Film animasi yang dibahas di atas kebanyakan buatan Amerika. Meski demikian, bukan berarti gaung film animasi di Asia tidak membahana. Jepang, misalnya, telah mengembangkan film animasi sejak tahun 1913. Dalam perkembangan selanjutnya, Amerika dan Jepang banyak bersaing dalam pembuatan film animasi. Amerika dikenal dengan animasinya yang menggunakan teknologi canggih dan kadang simpel. Sedangkan animasi Jepang (anime) mempunyai jalan cerita yang menarik dan gaya yang khas.Film animasi 2 dimensi tentang kampanye pemilihan umum pertama di Indonesia itu menjadi tonggak dimulainya animasi modern di negeri ini.
Awal 70-an, terdapat studio animasi di Jakarta bernama Anima Indah yang didirikan oleh seorang warga Amerika. Anima Indah termasuk yang mempelopori animasi di Indonesia karena menyekolahkan krunya di Inggris, Jepang,Amerika dan lain-lain. Anima berkembang dengan baik namun hanya berkembang di bidang periklanan. Di tahun 70-an banyak film yang menggunakan kamera seluloid 8mm, maraknya penggunaan kamera untuk membuat film tersebut, akhirnya menjadi penggagas adanya festival film. Di sana terdapat beberapa film animasi seperti Batu Setahun, Trondolo, Timun Mas yang disutradarai Suryadi alias Pak Raden (animator Indonesia Pertama).
Era 80-an ini anggap sebagai kebangkitan animasi Indonesia. Hal ini terbukti dengan maraknya film animasi diantaranya rimba si anak angkasa, yang disutradarai Wagiono Sunarto,  “Si Huma” yang merupakan animasi untuk serial TV, dan animasi PetEra.
Berlanjut ke tahun ’90-an, di tahun ini bertaburan dengan berbagai film animasi diantaranya Legenda Buriswara, Nariswandi Piliang, Satria Nusantara (kala itu masih menggunakan kamera film seluloid 35mm), kemudian ada serial Hela,Heli,Helo yang merupakan film animasi 3D pertama yang di buat di Surabaya. Tahun 1998 mulai bermunculan film-film animasi yang berbasis cerita rakyat seperti Bawang Merah dan Bawang Putih, Timun Mas dan petualangan si Kancil. Di era 90-an ini banyak terdapat animator lokal yang menggarap animasi terkenal dari jepang seperti Doraemon dan Pocket Monster.
Pada era 2000-an, diantara sekian banyak studio animasi di Indonesia, Red Rocket Animation termasuk yang paling produktif. Pada tahun 2000 Red Rocket memproduksi beberapa serial animasi TV seperti Dongeng Aku dan Kau, Klilip dan Puteri Rembulan, Mengapa Domba Bertanduk dan Berbuntut Pendek, Si Kurus dan Si Macan, pada masa ini serial animasi cukup populer karena menggabungkan 2D animasi dengan 3D animasi. Pada tahun 2003, serial 3D animasi merambah layar lebar diantaranya Janus Perajurit Terakhir, menyusul kemudian bulan Mei 2004 terdapat film layar lebar 3D animasi berdurasi panjang yaitu Homeland. Film animasi berdurasi 30 menit itu dianggap sebagai film animasi 3 dimensi yang pertama di Indonesia dan menjadi babak baru bagi dunia peranimasian di bumi Nusantara.
Itulah sejarah singkat tentang animasi di Indonesia. Tertantang untuk menjadi bagian dari sejarah animasi Indonesia.

Komentar

Postingan Populer